Rabu, 30 April 2008

Topik lain Donk ??

Wah binggung neh mo nge-Post apa lg.

Klo ada topik baru yg mo d bahas lg ato ada masukan Comment ke Post ini yah..

misalnya seperti :
PLC menggunakan Mikrokontroler AVR ATmega8535 lebih canggih lagi.
Metode Fuzzy dengan Bahasa C untuk AVR.
Metode PID dengan Bahasa C untuk AVR.
Aplikasi rumah atau mobil cerdas dengan SMS pada Mikrokontroler.
Mengendalikan Robot menggunakan komputer.
Mengakses port paralel dan serial komputer dgn DELPHI (wa bisanya delphi 7 he..3)
truuuuu.....sss apa aja deh yg lainnya.

Ttg Driver Motor

Wah robotku kok g jalan yaa?
Yahh drivernya rusak, Overheat neeeh kanapa ya? (salah satu derita buat robot)

Setiap robot pasti ada motornya n jenisnya aneh", ad Motor DC,stepper bipolar, stepper unipolar, servo, deelel. Robot sederhana seperti penjejak garis cukup menggunakan 2 buah motor DC utk roda kanan dan kiri.
Masalahnya adalah mikro dan rangkaian elektronika lainnya membutuhkan 5 Vdc sedangkan motor DC bisa 5 V, 12 V 18 V, atau 24 V, sehingga dibutuhkan driver yg menyebabkan kendali dengan logika 0-5 V bisa menggerakkan motor yg lebih dari 5 V.

Untuk mengendalikan mobil robot agar dapat bergerak maju mundur ada 2 cara yg wa ketahui :
1 Menggunakan rangkaian H Bridge ( jembatan H). Rangkaian ini umum di gunakan pada robot dengan motor DC, dpt menggunakan Relay, Transistor, IC H Bridge, kombinasi relay+transistor.
2 Menggunakan motor stepper. Jika menggunakan motor stepper maka akan cukup kesulitan di programnya.

Bahas Driver Motor di bagian Driver motor aj ya, Motor DC ato Motor Stepper wa tunggu responnya.

Mikrokontroler MCS51 & AVR

Pake mikro apa ya buat robotku...??

Byk mikrokontroler yg beredar saking banyaknya bisa bingung milih mo pake mikro apa?
Intel MCS-51,Zilog Z80, Atmel AVR, Microchip PIC, Freescale (Motorola) HC08, dan buaaaanyaaak lg jenis lain.

Ada beberapa kriteria saat memilih mikrokontroler (yg wa ketahui lo):
1. Kapasitas memori yg dimiliki (EEPROM, RAM, Flash Memori, dll).
2. Fitur-fitur yang lengkap (ADC, Analog Komparator, Interupsi, PWM, USART, dll).
3. Banyaknya port Input Output.
4. Software pendukung (yg gratisan terutama).
5. Ketersediaan d pasaran.
6. Tutorial dan buku yg tersedia.
7. ......(tau de).

Bahasa yg wa ketahui cuma 2 bahasa assembler untuk MCS51 biasanya wa pke mikro AT89S5x untuk 40 pin, AT89Sx051 untuk 20 pin dan bahasa C pke mikro AVR ATmega8535. itupun masih dasar"nya (Dasaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrr banget, hiks").

AVR ATmega8535 sudah sgt mencukupi untuk membuat robot yang (mayan) canggih, ada PWMnya dan mengaksesnya mudah, ADC 10 bit, Analog komparator, byk dah di tambah program CodeVision AVR yg mempermudah pemrograman bahasa C dgn Code wizzardnya.

Asek dah, met blajar n cobain.
Tar wa tambahin di bagian Mikrokontroller di blog ini Baca yah n Kasih masukan.

Lihat ttg Mikrokontroler AT89S5x.
hmmm... AVR ATmega8535 ok tuh..

Selasa, 29 April 2008

Pilih Assembler ato Bahasa C ?

Bahasa pemrograman Wuiiihhhh.....

Program seperti "Qalbu / hati" bagi robot, tanpa program robot seperti mainan biasa.Baik tidaknya fungsi robot saat menjalankan tugasnya tergantung dari program yang diberikan padanya.
"Dalam diri robot terdapat segumpal program, jika baik program tersebut maka baik pula robotnya jika rusak program tersebut rusak pula robotnya, itulah yang di sebut Qalbu (ups)".
Tuh dalam kitab aja ada.... (kitab apaan)

Robot hanya menerima bahasa mesin dalam bentuk bilangan heksadesimal sehingga untuk memprogram robot harus dibisikkan bahasa mesin biar mudeng. Bahasa assembler mendekati bahasa mesin krn dgn mengubah 1 kali, bahasa assembler menjadi bahasa mesin.
Bahasa Assembler setiap mikrokontroller dr perusahaan yang sama bisa berbeda-beda tergantung dari tipe dan jenis mikronya apa lagi beda pabrik, banyak kali la bahasa assemblernya.

C mrpkn bahasa tingkat tinggi dan terstruktur lebih mudah dipahami oleh logika manusia karena bahasanya seperti bahasa sehari" manusia dan juga bahasa C sama di semua negara karena telah jadi standar internasional.

Kelebihan bahasa Assembler :
- Pengaturan register dan memori secara langsung shg programer bisa mengetahui isi register tersebut.
- Penggunaan memori program pada mikrokontroler yang maksimal.
- Manipulasi bit dan byte secara langsung dan mudah.
- (ada lagi?)

Kekurangan bahasa Assembler :
- Kesalahan 1 baris akan mengacaukan program dan sulit untuk mencari kesalahn tsb.
- Operasi aritmetika akan menyulitkan.
- Program puaaanjjaaaaaaang banget liatnya aj mules.
- (ada lagi?)

Kelebihan bahasa C:
- Bahasa mudah dimengerti dan mudah pengoreksian program.
- Memiliki library dan kemudahan membuat library sendiri shg dapat mempersingkat program.
- Operasi aritmatika tidak sulit.
- Dalam bahasa C bisa disisipkan bahasa Assembler.
- (ada lagi?)

Kekurangan bahasa Assembler :
- Penggunaan memori program yang tidak maksimal (ada memori yang tidak digunakan).
- Isi register sulit diketahui kadang data bisa tumpang tindih biasanya pada mikrokontroler yang registernya sedikit atau program yang menggunakan variabel terlalu banyak.
- (ada lagi?)

Pilih mana??
Bahasa C lebih unggul dibanding bahasa Assembler tetapi bahasa assembler tidak kalah penting untuk diketahui. Beberapa aplikasi jauh lebih mudah dan gampang saat menggunakan bahasa assembler dibanding bahasa C, tetapi saat menggunakan metode seperti PID, Fuzzy, JST ato yg lain jgn sekali" pake bahasa Assembler tar bisa lupa bahasa Indonesia lg (anee..h).

Bahas Assembler Dunk...
Bahasa C jg niihh...

Senin, 28 April 2008

PCB dgn Protel, OrCad, Eagle, Altium ?

Bagus mana yaa? bingung neeh. G mungkin kan pelajari semuanya.

Mungkin perlu tau bbrp tp tidak perlu semuanya (Otak si g terbatas tp yg punya otak yg buat batasan).
Klo mo tau bagus mana, yaaa tergantung yg menggunakan tar terbiasa sendiri kok.
Cobain aja buat rangkaian sederhana dgn Program tersebut trus putuskan salah 1 dan fokus.

Tapi bbrp kriteria program : fleksibel, sederhana, friendly, settingan dapat diatur oleh user, library lengkap, n bisa buat library sendiri. (Mkn ada lg ??)

Wa terbiasa n fokus menggunakan EAGLE untuk single n double layer. Tp kalo multilayer pake Altium DXP.

Pake EAGLE menurutku cepet buatnya n kedua tangan bisa kerja bersamaan (nambah kaki bisa kok) .
Oia klo ada Software lain, obrolin y biar tar di cobain, sapa tau keren.

Note :
Untuk print PCB sebaiknya print langsung dari softwarenya jgn print dalam PDF trus ke rental n di print PDFnya, skalanya berubah.
Jd yg g punya print, di flashdisknya copy juga softwarenya n instal dlu direntalan trus print.

Lebih lanjut ttg Eagle...

Buat Robot. Sulit ?!!

Biasanya sebelum buat robot, selalu aj ragu krn bertanya "Buat robot sulit ?".
Bagi wa yg sulit buat robot, yaa.. keluar duitnya kan mahal tuh, anak kos lagi masak tar makan robot klo kepepet. Klo ilmunya udah banyak kok di internet.

Menurut wa saat pertama kali buat robot, syarat utamanya yaitu harus jadi robotnya meskipun ga 100% sesuai keinginan. Yang penting ada robotnya, bisa diprogram, bisa maju, mundur, belok, n muter. Ga masalah robot berubah bentuk krn nabrak". Krn buat anak kos, buat robot trus gagal = habis manis sepah dibuang artinya duit abis jd anak buangan (g nyambung).

Buat Robot yg murah bisa +- 200 rb (itungnya tar aja).
Kira" buatnya gene :

Lengkapnya seneee....

What's Up'Zzz

Yowww... Salam robo

Mudah" Blog ini dapat menjadi tempat share ilmu dan tanya jawab ilmu elektronika umumnya dan robotika secara khusus nya. Sama-sama NewBiee kita di bidang ini, n smoga kita dapat berkembang pesat. Amiii....n.

"Malu bertanya sesat di jalan, banyak tanya ga jalan-jalan, salah nanya sesat beneran, kasiaaan"

Jayalah Endonesiaaaaa (Negara mana Neh ?)

The Mikrokers